Category: Psikologi Agama

Walau kategori ini berjudul Psikologi Agama, seluruh materi yang disajikan masih lebih tepat disebut Psikologi dan Agama. Menafsirkan sebuah ayat atau lebih, bukan hal mudah. Karena itu, artikel-artikel dalam kategori ini sebagian besar hanya bersifat memadukan agama dengan ilmu psikologi. Kadang, agama dijelaskan secara psikologis dan atau kadang ilmu psikologi dijelaskan secara agama. Karena itu, beberapa kesimpulan dapat saja sangat dogmatis dan bahkan karena nalar (penulis) ia menjadi bersifat spekulatif. Semoga bermanfaat.

Sifat Ruh Orang Berpuasa

Puasa berarti menahan diri. Pada bulan Ramadhan, ketika seseorang menahan diri, tidak makan  dan tidak minum,  tubuhnya menjadi lemah, tapi pancaran ruhnya menjadi kian kuat. Sifat cahayanya muncul, yaitu lembut dan benderang. Inilah sifat ruh orang berpuasa. Bila sifat-sifat ini…

Teman Baik, Teman Jahat

Hampir semua orang pernah mengeluh memperoleh teman yang jahat, yang tidak tahu diri, yang buruk, dan sebagainya dan sebagainya. Lalu, timbul pertanyaan, mengapa sebagian orang dapat memperoleh teman-teman yang baik? Banyak jawaban, namun bagi saya, ini yang lebih dapat diterima.…

Kejahatan dan Pengendalian Diri

Mengapa ada orang yang jahat terhadap dirimu? Walau kamu berbuat baik pada seseorang, mungkin setiap hari berbuat baik pada diri orang yang sama, ingat, tidak ada jaminan bahwa ia juga akan berbuat baik kepada dirimu. Sebaliknya, ia dapat saja menjadi…

Puasa sebagai Perisai

Ketika dua orang bertemu, mereka tidak hanya bertemu secara tubuh fisik. Ruh-ruh mereka juga saling berelasi. Saling mempengaruhi. Ruh-ruh yang kuat (baik atau buruk) mempengaruhi ruh-ruh yang lemah. Wajar jika orang merasa lelah setelah bertemu orang tertentu. Wajar jika orang…

Puasa dan Kelembutan Hati

Pada bulan puasa, semua orang yang berpuasa secara sadar memperlemah kekuatan tubuh secara fisik. Tanpa makan dan minum, hasrat, antara lain, marah, iri, dengki, dan kebencian tidak menghilang, melainkan kekuatannya melemah. Sifat-sifat yang mengeraskan hati itu kekuatannya berkurang. Karena itu,…

Doa Usia 40 Tahun

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empatpuluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah…

INGAT, JANGAN MELAMPAUI NIAT

Dia adalah seorang ustad muda di sebuah mesjid, di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Usianya 32 tahun. Setelah bertahun-tahun menjadi marbot  (penjaga mesjid), ia hijrah  menjadi guru di sebuah sekolah swasta. Kini, ia baru saja menyelesaikan studi pasca sarjana di bidang agama…