Piramida Terbalik

Dalam “Syarat – syarat Berita”, telah dikemukakan, satu dari enam syarat berita ialah “Syarat Tersusun Baik”. Syarat ini memberikan ketentuan, suatu berita harus disusun berdasarkan sistem piramida terbalik. Berita yang disusun berdasarkan sistem piramida terbalik terbagi atas kesimpulan berita dan tubuh berita.Kesimpulan berita terbagi pula atas pokok berita dan keterangan lain.

Penyusunan berita semacam itu pada dasarnya menempatkan fakta yang paling penting dari keseluruhan peristiwa dan atau pendapat di awal berita. Selanjutnya, diikuti fakta yang penting, kurang penting, dan tidak penting. Tujuannya, agar pembaca mudah memahami berita tersebut. Tidak perlu mencari lagi “unsur kelengkapan berita” dan menghubungkan sebab – akibat peristiwa dan atau pendapat yang diberitakan.

Lalu, jika pembaca tidak mempunyai waktu cukup, ia pun tidak perlu membaca seluruh berita. Cukup membaca sari patinya saja yang terdapat di awal berita (fakta paling penting).

Selain itu, untuk memudahkan kerja redaksi. Jika kolom yang ada terbatas sehingga terpaksa melakukan penyuntingan berita, ia dengan cepat dapat memotong/membuang fakta yang tidak penting di akhir berita tanpa mengurangi arti dan nilai berita bersangkutan.

Ini gambar skema struktur berita “piramida terbalik”:

JUDUL BERITA


DATE LINE


T  E  R  A  S

B E R I T A


T U B U H

BERITA

Keterangan :

  1. Kepala Berita/Judul Berita/Head Line: terletak di atas Date Line, kalimat pertama yang berfungsi memperkenalkan isi berita kepada pembaca agar dalam sekilas dapat mengambil kesimpulan, berita tersebut perlu atau tidak baginya. Suatu Kepala Berita yang baik memiliki syarat:
    • Mengandung inti terpenting dari seluruh isi berita dan tidak boleh berbeda dengan isi berita tersebut.
    • Menggunakan bahasa yang padat, singkat, tepat, menarik, dan mudah dipahami.
  2. Keterangan Tempat/Waktu (Date Line): terletak di sisi kiri sebelum isi berita yang berfungsi menjelaskan tempat dan waktu peristiwa atau penulisan berita tersebut. Syaratnya, Date Line itu harus benar dan tepat agar pembaca dapat memahami berbagai hal dan kemungkinan yang berhubungan dengan berita itu. Biasanya, juga disertai dengan identitas tertentu, sesuai kebijaksaaan tiap-tiap surat kabar.
  3. Teras Berita/Inti Berita/ Lead: letaknya di alinea pertama setelah Date Line, berisi jawaban atas pertanyaan unsur Apa, Siapa, Di mana, Apabila, Mengapa, dan Bagaimana (ASDAMBA). Fungsinya:
    • Menarik perhatian pembaca.
    • Agar pembaca cepat mengetahui isi berita terpenting jika tak memiliki waktu untuk membaca seluruh berita.
    • Agar pembaca dengan cepat menentukan isi berita itu penting atau tidak baginya hingga dapat memutuskan, berita itu perlu dibaca atau tidak. (Sebab itulah, Teras Berita harus memenuhi: (a) Mengandung unit terpenting dari berita., (b) Lengkap, padat dan singkat, (c) Bahasanya mudah dipahami, dan menarik!, (d) Susunannya teratur sebab akibatnya)
  4.  Tubuh Berita: Tubuh berita merupakan uraian lebih lanjut dari intisari berita terhadap unsur – unsur ASDAMBA atau keterangan lain yang berkaitan dengan peritiwa dan atau pendapat yang dijadikan berita. Letaknya, setelah lead dan disusun menurut penjelasan terpenting, penting, cukup penting, dan kurang penting.

Leave a Reply